RUMAH BUNG KARNO DI BLITAR dan NASIONALISME SEMPIT Mei 1, 2008
Posted by mistercomel in sejarah.Tags: aset nasional, blitar, dpr, rumah bung karno, rumah soekarno, telkomsel
add a comment
Rumah bung Karno di Blitar for sale!, tiba-tiba orang Indonesia tersentak dengan kenyataan bahwa kita tidak dapat lagi menjaga aset nasional. Apa lagi ada khabar rumah ini akan dibeli orang malaysia.
Let me tell you something, sekali lagi dalam era informasi batas negara seolah tidak ada lagi dan orang asing bisa memiliki aset nasional dengan mudahnya jika kita tidak siap dengan aturan main yang berpihak bagi kepentingan nasional.
Sekarang mana lebih penting, rumah bung karno atau Telkomsel yang dikuasai asing. Mana yang memberikan dampak sosial ekonomi yang signifikan bagi masyarakat? rumah bung karno akan tetap di Blitar dan terus terang saja saya tidak peduli siapa pemiliknya selama pemilik baru dapat menjaga originalitas rumah ini yang sekali lagi harus dilindungi dengan undang-undang. Undang-undang nya mana untuk melindungi aset nasional?
Undang-undang dibuat oleh DPR yang cuma melindungi kepentingan elit politik yang bodoh, norak, kampungan (maaf untuk elit yang mumpuni yang juga ada di senayan yang tidak bisa berbuat apa-apa.). Ada berapa ahli hukum di DPR sebagai pembuat hukum?
Negara bukan mainan, yang harus dipikirkan masa depannya belajar dari sejarah panjang kita dan negara lain. Jika gagal Indonesia tidak akan ada lagi di 20 tahun depan dan semua aset bangsa akan musnah karena Indonesia tidak ada lagi.