kisruh pkb April 19, 2008
Posted by mistercomel in politik.Tags: cak imin, gus dur, pkb
add a comment
cak imin yang berpihak ke gus dur dulu waktu konflik pertama sekarang berbalik? something is wrong with pkb. fondasi partai yang tidak kuat menjadi salah satu penyebabnya.
do not put your egg in one basket!! tapi pkb terlalu berfokus pada gus dur seorang sama dengan pdi-p.
bertumpu pada satu orang merupakan gaya manajemen kuno yg sudah ditinggalkan dan tidak cocok dgn jaman. gaya manajem kelompok dengan satu leader menjadi kebutuhan saat ini dimana rata-rata orang telah terdidik dan punya akses kuat terhadap informasi, beda dengan jaman dulu dimana hanya segelintir orang yg terdidik dan punya akses terhadap informasi. Mereka ini dianggap dewa karena banyak tahu, padahal hanya karena punya banyak informasi.
Pendidikan di rumah April 19, 2008
Posted by mistercomel in pendidikan.Tags: pendidikan, rumah
2 comments
pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa, yang harus didorong, dijaga, di revitalisasi dan sebagainya. tapi yang paling mendasar adala pendidikan di rumah tangga dengan ibu menjadi ujung tombak. Oleh sebab itu wanita mesti diberdayakan agar dapat mendidik anak menjadi generasi yg bisa di andalkan.
pendidikan formal di sekolah tidak dapat dibandingkan dengan pendidikan di rumah yg akan mendominasi karakter anak di kemudian hari. seorang manajer yg sangat teratur dikantor, tidak akan dihasilkan dari rumah tangga yang acak-acakan rumahnya. seseorang yg nantinya sanggup mengklasifikasikan masalah di dalam hidupnya tidak akan dihasilkan dari rumah yang mencampur aduk antara ruang makan, minum, tempat buku juga menjadi tempat baju, dst……..
semuanya berasal dari rumah, seseorang yg membenci orang lain/suku lain/agama lain tidak datang dari keluarga yang menghargai perbedaan. pasti keluarganya pun membenci orang lain/suku lain atau agama yang lain.
It’s all starts from home stupid!
Partai Besar April 19, 2008
Posted by mistercomel in politik.Tags: golkar, pdi-p
add a comment
tadi pagi seorang teman yg kebetulan simpatisan berat PDI-P berkata dengan nada serius, 0-2 untuk partai ini. maksudnya pilkada di jabar dan sumut dimana pdi-p kalah telak.
kemudian saya membaca kompas hari ini, kebetulan ada berita ttg pendaftaran cagub bali dimana pramono anung akan mendampingi made pastika dan wakilnya. rupanya dari pemimpin dan anggota partai ini sudah sadar bahwa jaman dimana duduk diam dan kampanye saat ini sudah tidak cukup. pemilih mulai terdidik dan tidak akan memilih sebuah partai yg maaf… ketuanya tidak perduli dengan index pendidikan umpamanya (maaf sekali lagi, akan sangat berbeda cara pandang doktor + jendral dan ibu rumah tangga).
masalahnya pdi-p dan golkar terlalu pd bahwa semuanya akan tetap seperti yg dulu. semua berubah, bahkan pola pikir dan kecenderungan. Bahkan pemimpin partai pun berubah.
Seprti kata budhiarto sambazy yg mengutip dari statement orang amerika; it’s the voters stupid!